Tampilkan postingan dengan label T30 BUNCEK. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label T30 BUNCEK. Tampilkan semua postingan

Jumat, 17 April 2020

Bermain Tanah


Tak terasa hari ini sudah berada di penghujung pekan. Ya, hari sabtu. Aktivitas di rumah saja, terkadang membuat lupa hari dan tanggalπŸ˜…. Hari sabtu berarti saya libur dari kegiatan daring bersama peserta didik. Kakak Aqila juga libur dari tugas sekolah. Tapi tetap belajar dengan bermain ya.

Nah, karena kami rehat sejenak dari dunia online, kami sedikit bersantai deh hari ini. Rencananya mau main peran saja dengan si kecil Adzkiya. Tapi sedari tadi kakak Aqila berada di kebun dan belum juga kembali ke rumah. Penasaran dengan apa yang dilakukannya, saya menyusulnya ke kebun sambil menggendong adik Adzkiya.

Rupanya kakak Aqila bermain tanah. Melihat kakaknya asik bermain tanah, adik Adzkiya tertarik dan ikut serta. Jadi deh mereka main tanah. Mengais tanah dengan sekop, lalu memasukkan ke dalam ember dan mencampurnya dengan air. Lalu campuran tanah dan air yang telah kenyal dicetak menjadi berbagai bentuk. Lalu dikeringkan dengan cara dijemur. Yeeei….asik...punya kue kering dari tanahπŸ˜….




#Tantangan30Hari
#HariKe26
#Buncek
#KelasKepompong
#InstituteIbuProfesional

Kamis, 16 April 2020

Bermain Bubur


Kemarin Saya melihat ada kemasan bubur instan untuk mpasi si kecil di lemari dapur. Ini adalah bubur yang dulu pernah saya berikan pada si kecil waktu usianya masih 6 bulan. Ternyata masih ada satu kotak yang belum terbuka dan masih sangat panjang masa ekspiednya. 

Bubur ini bisa saya jadikan bahan mainan buat si kecil. Meskipun hanya permainan, harapannya tetap aman buat si kecil. Karena ia masih suka memasukkan benda apapun ke mulutnya. Jadi kalaupun ia mainan bubur ini dan dimasukkan ke mulutnya, masih amanlah, Begitu pikir saya.

Dan akhirnya, fiks. Hari ini saya dan adik Adzkiya bermain bubur. Ia kuajak untuk menuang bubur sereal itu ke dalam mangkuk dan menambahkan air ke dalamnya. Lalu mengaduknya dengan sendok. Waaah...ternyata adik Adzkiya menyukainya. Dia lumat-lumat bubuk bubur itu hingga bercampur rata dengan air dan menjadi bubur. Lalu dia meletakkan sendoknya dan membuat adonan bubur semakin kalis di tangannya. Lalu, hap! Nyam….haha, akhirnya bubur itu benar-benar masuk ke mulutnya.

Yeaiy… hari ini asyik bermain bubur. Permainan yang bermanfaat buat si kecil untuk mengetahui konsep nersih dan kotor, lembut, halus dan lembek. Serta bermanfaat untuk kekuatan otot jarinya saat menekan dan  meremas adonan bubur.



#Tantangan30Hari
#HariKe25
#Buncek
#KelasKepompong
#InstituteIbuProfesional

Rabu, 15 April 2020

Tepuk Balon


Balon menjadi salah satu benda kesukaan anak-anak, Termasuk Adik Adzkiya. Kali ini adik Adzkiya akan bermain tepuk balon. Dibantu dengan sebuah tongkat kayu kecil yang sudah ditempel dengan piring plastik.

Lalu meniup balon dengan ukuran sedang. Kemudian saya mengajak si kecil untuk menepuk balon yang telah ditiup tadi menggunakan alat pemukul dari kayu dan piring plastik. Balon yang tetbang rendah akan memudahkan si kecil menepuknya. Ketika balon sudah terbang kesana kemari adik Adzkiya mulai berlarian mengejar balon. Nah, akhirnya kami bermain seru-seruan sambil mengejar balon dan bertepuk tangan. Meskipun adik Adzkiya tidak sabar menggunakan penepuk balon. Ternyata dia lebih nyaman dan suka mengejar balon dengan tanpa alat penepuk. Dan akhirnya balon pun meletus. Dorrr!! Hihi..adik Adzkiya terkejut dan menangis. Tapi… minta ditiupkan lagi balonnya. Horeeee…

Permainan ini bermanfaat untuk kekuatan otot kaki yg digunakan berlari dan melompat. Kekuatan Otot tangan untuk menepuk balon. Koordinasi mata dan tangan serta mengenalkan konsep tinggi dan rendah.



#Tantangan30Hari
#HariKe24
#Buncek
#KelasKepompong
#InstituteIbuProfesional

Selasa, 14 April 2020

Bermain Basket




Di rumah ada banyak bola berwarna-warni. Adik Adzkiya juga sangat menyukai bola. Tak heran jika setiap hari rumah selalu dipenuhi dengan bola yang berserakan.

Banyak permainan sederhana yang dapat dilakukan bersama si kecil dengan bola. Meskipun  temanya bola, namun kita bisa berkreasi dengan cara yang berbeda. 

Nah, kali ini bermain bolanya seperti main basket ya. Hehe...meskipun sederhana, tapi dapat menstimulasi motorik dan keseimbangan si kecil. Hanya menggunakan keranjang kecil bekas yang sudah dilubangi bagian bawahnya dan di gantungkan di pintu. Permainan ini menjadi menarik. 

Saya mengajak adik Adzkiya untuk berdiri dan memasukkan bola-bolanya ke dalam keranjang kecil tersebut. Sambil berjinjit dan melompat. Bahkan sekali-kali melempraknnya ke atas dari jarak yang agak jauh dari keranjang.

Namun sayang, adik Adzkiya tidak lama mau bermain seperti ini. Dia mencobanya beberapa kali dalam waktu sepuluh menit. Setelah itu, dia memilih melempar dan mengejar bola secara bebas di dalam ruangan.



#Tantangan30Hari
#HariKe23
#Buncek
#KelasKepompong
#InstituteIbuProfesional
Bermain Air


Hari ini masih seperti hari sebelumnya. Adik Adzkiya asik bermain di luar bersama kebun, tanah, pasir, dan kerikil. Tentu saja setiap kali selesai bermain, harus cuci tangan. Biasanya saya yang selalu minta mengakhiri permainan dan menggendong Adik Adzkiya untuk membersihkan diri.

Uniknya, kali ini sebelum saya memintanya menyudahi mainanannya, adik Adzkiya memutuskan untuk berhenti. Lalu dia berlari ke arah keran air yang biasa digunakan untuk cuci tangan setelah selesai bermain.

Dia memanggilku dan memintaku membuka keran air dengan bahasa isyarat yang tentu saja sangat aku pahami maknanya. Karena adik Adzkiya belum bisa bicara. Setelah keran air terbuka, Wow! Adik Adzkiya langsung mengulurkan tangan dan mencuci tangannya. Lalu kakinya juga ia angkat. Kemudian berlanjut ke muka dan lengannya. Lama-lama tanpa aku menyadarinya, dia sudah basah kuyup dengan air. Bahkan kini posisinya duduk tepat di bawah keran airπŸ˜…πŸ˜…. Wah … ternyata asyik ya main air dengan cara seperti ini?πŸ˜„




#Tantangan30Hari
#HariKe22
#Buncek
#KelasKepompong
#InstituteIbuProfesional

Minggu, 12 April 2020

Menyendok dan Memasak


Hari ini saya bermain masak-masakan dengan Adik Adzkiya. Dia yang suka sekali mengambil perkakas dari lemari. Seringkali tiba-tiba menghilang begitu saja. Tak ada suara karena saking antengnya. Kadang merasa khawatir saat adik Adzkiya mulai anteng saja tanpa terdengar suaranya. Nah rupanya dia sudah memanfaatkan benda-benda itu untuk bermain di luar.

Karena bermainnya di luar rumah, jadilah saya memanfaatkan benda-benda yang ada di sekitar rumah untuk menjadi bahan masakan. Saya mengajak adik Adzkiya mengambil pasir, tanah dan kerikil dengan menggunakan sendok. Lalu memasukkanya ke dalam wadah. Setelah itu, adik Adzkiya berjalan dan memetik beberapa bunga dan dedaunan tanpa saya minta.

Setelah semua bahan terkumpul, adik Adzkiya mulai memasak dengan mengaduk-aduk semua bahan dan mencampurkannya menjadi satu. Dan...nyam...nyam...kami menikmati hasil masakan adik Adzkiya yang lezat.😍




#Tantangan30Hari
#HariKe21
#Buncek
#KelasKepompong
#InstituteIbuProfesional

Sabtu, 11 April 2020

 Donat Warna


Anak balita tak bisa kita paksa ya untuk melakukan sesuatu. Meskipun emak sudah menyiapkan beberapa permainan untuk si kecil, tapi kalau si kecil tidak mau ya mau gimana lagi. Yang ada emak akan mengikuti maunya main apa. Sambil diajak bercerita dan nyemplung saja dengan permainan anak. Yang penting anak heppy mainnya.

Saat si kecil ditunjukkan suatu permainan yang emak siapkan, eh...dianya cuma nglihat sebentar lalu pegang sedikit dan ditinggal pergi. Haha… ya gitu deh anak-anak. Rupanya si kecil lebih tertarik dengan mainan lama yaitu donat berwarna. Dia asik melepaskan satu persatu donat warnanya dan berusaha menyusunnya lagi dengan sungguh-sungguh. Berkali -kali mencoba ternyata donat yang masuk belum sesuai urutan. hmmm… jadi deh permainan ini sekaligus melatih si kecil untuk memecahkan masalah. Emak pun tak henti-hentinya menyebutkan nama warna pada setiap lingkaran donat.

Jadi deh emak ikutan main dengan si kecil meskipun tidak sesuai dengan rencana yang sudah dibuat. Tapi semua itu tidak masalah. Yang terpenting adalah ikut serta dalam permainan anak bukan sekedar menemani atau menjaga anak bermain. Oke… selamat bersenang-senang adik Adzkiya 😍.



#Tantangan30Hari
#HariKe20
#Buncek
#KelasKepompong
#InstituteIbuProfesional

Jumat, 10 April 2020

Ayo lompat dan Raih


Hari yang cerah ini, sangat tepat sekali menjadi hari bermain. Adik Adzkiya yang mulai lincah berlarian, setiap harinya pun ada saja yang bisa dijadikan mainan olehnya. Apa saja benda yang ada di sekitarnya pasti akan menjadi mainan baginya.

Sengaja hari ini saya rencanakan permainan untuk adik Adzkiya. Melihat perkembangan motoriknya yang cukup baik, saya ingin melatihnya untuk meningkatkan kemampuan dalam hal keseimbangan dan melompat.

Hanya dengan menggantungkan berbagai mainan pada seutas tali, dapat membuat adik Adzkiya bermain seru. Dia mencoba meraih mainannya dengan menjinjit dan melompat. Dan … yeeeiyyy… berhasil 😍😍😍.

Permainan ini sangat bermanfaat untuk melatih koordinasi mata dan tangan. Melatih keseimbangan melalui menjinjit dan melompat. Serta dapat melatih si kecil dalam menyelesaikan masalah.



#Tantangan30Hari
#HariKe19
#Buncek
#KelasKepompong
#InstituteIbuProfesional

Kamis, 09 April 2020

Mencabut


Hari ini rencananya mau buat mainan basket dengan adik Adzkiya. Mumpung si kecil ini lagi suka main bola. Namun, ternyata kondisi badan saya kurang baik. Sudah beberapa hari ini sakit gigi. Apalagi dengan situasi pandemi COVID 19 yang belum mereda saat ini, tidak ada satu pun poli gigi yang melayani pasien. Alhasil saya harus bertahan dengan resep obat dokter umum. 

Meskipun begitu, saya tetap menjalankan aktivitas seperti biasanya. Hanya saja, banyak waktu yang harus kugunakan untuk istirahat. Sekedar mendampingi kakak Aqila belajar saja, rasanya sudah alhamdulillah banget. Jika ditambah dengan menyiapkan permainan si kecil, saya merasa sedang memiliki keterbatasan. Maka, hari ini Saya memutuskan untuk mengalir tanpa rencana. Mengikuti kehendak si kecil untuk bermain. 

Adik Adzkiya sangat menyukai kebun, setelah sarapan dia menarik tanganku untuk mengajak keluar rumah. Dia pun menjelajahi kebun sayur yang tepat berada di samping rumah. Saya cukup memperhatikannya dan tidak melibatkan diri bermain bersamanya. Sambil berjemur pagi hari, saya memanfaatkan waktu ini untuk mengamati apa yang si kecil lakukan di kebun.

Ternyata, adik Adzkiya tidak hanya melihat dan menyentuh dedaunan. Tapi sekarang sudah berani mengeksplorasi dirinya untuk mencoba hal baru. Yaitu mencabut tanaman. Meskipun hanya sekedar mencabut, namun bagiku hal ini adalah sesuatu yang baik. Kuperhatikan lakunya di kebun. Pada awalnya, dia memang sedikit ragu untuk mencabut benih yang ada di depannya. Tapi karena melihatku menganggukkan kepala, ia pun melanjutkan kegiatannya. Dan ternyata dia semakin cepat dan gesit mencabut benih-benih sayuran yang baru saja di semai itu. Waaah … kalau sudah begini si kecil harus sudah dihentikan, karena bisa habis nanti tanamannyaπŸ˜…πŸ˜….



#Tantangan30Hari
#HariKe18
#Buncek
#KelasKepompong
#InstituteIbuProfesional

Rabu, 08 April 2020

Bola Dalam Gelas


Si kecil harus memiliki kemampuan memindahkan sesuatu dari satu tempat ke tempat yang lain. Hal ini disebabkan karena memindahkan benda merupakan kegiatan yang sangat sering dijumpainya. Sehingga si kecil juga harus memiliki ketepatan dan kefokusan dalam memindahkan benda ke tempat lain. 

Permainan kali ini mengacu pada tujuan diatas. Sehingga saya menggunakan permainan ini untuk menstimulasinya. Bahan yang digunakan juga tidak banyak. Saya hanya memerlukan  beberapa bola warna warni dan gelas plastik.

Caranya pun cukup sederhana. Saya hanya mengajak si kecil untuk menyusun gelas plastik yang telah disiapkan dan mengajaknya memasukkan bola warna warni tersebut ke dalam gelas plastik. Sambil bermain, rak lupa saya juga menyebutkan nama warna pada saat si kecil mengambil bola dan memasukkannya ke dalam gelas plastik.

Saat si kecil memasukkan bola, beberapa kali gelasnya terjatuh dan bolanya menggelinding. Saat seperti itu, saya justru bersorak dan bertepuk tangan agar si kecil berlari mengejar bola yang menggelinding. Tetap memberinya semangat dan membuatnya senang bermain.

Manfaat  permainan ini adalah untuk melatih koordinasi tangan dan kaki, pengenalan warna, kefokusan, keseimbangan dan melatih menyelesaikan masalah.







#Tantangan30Hari
#HariKe17
#Buncek
#KelasKepompong
#InstituteIbuProfesional

Selasa, 07 April 2020

Matching Cover


Saat saya sedang memasak di dapur, si kecil Adzkiya sering sekali menemani. Bahkan ia suka sekai menurunkan barang-barang dari lemari makanan atau rak piring. Saya biasanya akan membiarkannya asyik memainkan semua perabotan itu supaya saya dapat tetap fokus memasak.

Namun, kali ini saya tidak hanya ingin adik Adzkiya mampu menurunkan semua barang-barang itu. Tapi juga mampu mengklasifikasikan pasangannya. Antara wadah dan tutupnya. Maka, permainan kali ini, saya sengaja mengajak adik Adzkiya bermain toples dan beberapa wadah lainnya.

Satu persatu saya menunjukkan wadah itu berikut dengan cara membuka dan menutupnya. Lalu, semua tutupnya saya lepaskan dan saya letak kan secara acak. Lalu saya mengamati respon adik Adzkiya. Berharap adik Adzkiya dapat menentukan pasangannya. 

Untuk benda-benda yang kecil adik Adzkiya terlihat kesulitan mencari tutupnya  tapi untuk wadah yang besar dan warnanya mencolok, adik Adzkita dapat dengan mudah menemukan tutup pasangannya.

Lagi-lagi permainan ini juga bermanfaat untuk melatih koordinasi mata dan tangannya. Mengenalkan pada si kecil tentang berbagai bentuk dan ukuran wadah. Mengenalkan anak pada konsep buka tutup serta kemampuan menyelesaikan masalah.






#Tantangan30Hari
#HariKe16
#Buncek
#KelasKepompong
#InstituteIbuProfesional


Senin, 06 April 2020

Memasukkan Bentuk


Anak-anak sangat membutuhkan aktivitas yang berhubungan dengan koordinasi mata dan tangan. Sehingga semua aktivitas yang melibatkan motorik halus ini akan berpengaruh pada kemampuan si kecil di masa yang akan datang. Salah satu kegiatan yang dapat menstimulasi koordinasi mata dan tangan adalah kegiatan berikut ini.

Saya membuat berbagai pola bentuk dengan warna yang berbeda dan melubangi bagian tengahnya. Kemudian membuat stick yang ditancapkan pada media styrofoam. Styrofoam itu saya bungkus menggunakan kertas putih dengan memanfaatkan kalender bekas. Pola bentuknya saya buat dari kardus bekas dan membungkusnya dengan kertas origami.

Membuat mainan ini, saya tidak sendirian. Saya dibantu oleh kakak Aqila dan ayah. Mereka berdua yang sangat bersemangat membuatkan mainan untuk Adik Adzkiya. Setelah mainan jadi, Kami memberi semangat kepada adik Adzkiya untuk dapat memasukkan pola bentuk berwarna warni itu ke dalam stick yang sudah ditusukkan di atas styrofoam.

Nah, sambil bermain, saya berbagai warna dan bentuknya. Supaya si kecil dapat menyimpan informasi itu ke dalam memorinya. Sehingga ia akan dengan mudah mengenal bentuk dan warna. Kami semua bersorak dan bertepuk tangan saat adik Adzkiya berhasil memasukkan pola bentuk itu ke dalam stick dengan pola dan warna yang sama. Permainan ini juga dapat melatih kemampuan klasifikasi ya Bunda.






#Tantangan30Hari
#HariKe15
#Buncek
#KelasKepompong
#InstituteIbuProfesional

Minggu, 05 April 2020

Sate Pelangi


Pernah suatu ketika, saya membeli sate telur puyuh dari pedagang sayur keliling. Adik Adzkiya terlihat senang dengan bentuk dan susunanya yang bertumpuk. Apalagi melihat kakak Aqila makan dengan gaya makan yang membuat orang lain jadi menginginkan sate telur puyuh itu. 

Adik Adzkiya berusaha memakan sate telur puyuh itu seperti kakaknya. Namun, Adik Adzkiya belum mampu mencabut telur puyuh itu dengan gigitan giginya. Alhasil, si adik makannya disuapin bunda dengan melepaskan telur puyuh itu satu persatu.

Terinspirasi dari sate telur puyuh itupun, saya memanfaatkan lilin mainan warna warni untuk dijadikan sate telur puyuh. Harapannya dengan permainan ini, saya dapat mengenalkan warna, melatih menusuk, melepas dan pengenalan bentuk bulat, lonjong dan gepeng. Karena saat proses membuat bulatan telur itu, kita akan membagi satu buah lilin mainan menjadi dua dan membentuknya menjadi lingkaran. Supaya mudah terbentuk, lilin mainan ini akan di penyet-penyet terlebih dahulu sehingga bentuknya menjadi gepeng. Lalu memblundarnya supaya menjadi bulat.

Nah, kegiatan ini ternyata sangat mengasyikkan. Bahkan kakak Aqila juga sangat menyukainya. Dia juga turut membuatnya dan membantu sang adik untuk menusukkan tusuk sate ke bulatan warna warninya.




#Tantangan30Hari
#HariKe14
#Buncek
#KelasKepompong
#InstituteIbuProfesional

Sabtu, 04 April 2020

Jejak Kaki Pelangi



Usia adik Adzkiya sekarang saatnya harus sudah mampu mengenal beberapa bagian tubuh. Maka, sudah saatnya bunda juga harus mengenalkan anggota tubuh kepadanya. Saya memilih untuk mengenalkan kaki untuknya. Setelah beberapa hari yang lalu telah dikenalkan dengan anggota tubuh tangan.

Biasanya saya mengenalkan kaki kepadanya saat melepas atau memakai celana dengan mengucapkan," Angkat kakimu … satunya lagi …" dan dia merespon dengan mengangkat kakinya secara bergantian. Nah, kali ini saya akan mengajak si kecil untuk mengenal bentuk kakinya.

Saya menggunakan kertas origami dan memilih warna-warna terang. Lalu, saya meminta si kecil untuk meletakkan kakinya di atas kertas origami dan membuat pola kakinya dengan spidol. Setelah itu, saya menggunting pola bentuk kakinya dan menempelkannya di atas lantai menggunakan selotip bening.

Setelah semuanya siap, saya mengajak adik Adzkiya untuk berjalan di atas jejak kaki yang telah saya tempelkan di lantai. Awalnya Adik nggak mau jalan di atas jejak kaki itu. Dia malah mengamati pola-pola kakinya itu yang berwarna -warni. Kemudian memegangnya dan hendak melepaskan selotipnya. Mungkin karena dia tertarik dengan warnanya, sehingga dia justru merangkak mengikuti jejak kakinya dan berhenti pada setiap pola kaki yang berbeda warnaπŸ˜…πŸ˜…. Kesempatan itu pun saya manfaatkan untuk menyebutkan nama-nama warna yang dipakai untuk membuat jejak kaki. Sekalian untuk pengenalan warna ya Bunda ….

Baru setelah bangun tidur siang dia mulai penasaran dengan jejak kaki itu. Mungkin dia juga tengah berpikir " kok bentuknya sama dengan kaki ya…" lalu secara perlahan dia mulai berjalan mengikuti jejak kaki pelanginya.

Permainan ini banyak sekali manfaatnya loh, karena dapat menstimulasi si kecil untuk mengenal anggota badannya. Memberi paparan kepada si kecil untuk mengenal warna, menguatkan otot kaki si kecil saat dia berjalan, menjinjit, berlari atau melompat. Hal ini juga bagus untuk melatih kefokusan dan konsentrasi si kecil. Jika anak-anak bunda sudah mulai belajar mengenal angka atau huruf, kita juga bisa menempelkan urutan angka dan huruf di atas pola jejak kakinya.




#Tantangan30Hari
#HariKe13
#Buncek
#KelasKepompong
#InstituteIbuProfesional

Jumat, 03 April 2020

Sensory Wall



Bunda sudah sejak kemarin menyiapkan bahan permainan untuk adik Adzkiya. Rencananya hari ini mau ngajak adik Adzkiya untuk bermain sensory wall. Dengan memanfaatkan kotak kardus bekas laptop, Bunda menempelkan seluruh bahan apa saja yang memiliki tekstur berbeda. Baik tekstur halus atau kasar. Tujuannya adalah untuk menstimulasi indera peraba si kecil. Apalagi adik Adzkiya sangat suka sekali mengeksplor, menyentuh, dan memegang benda-benda yang ada di sekitarnya.

Sebenarnya sensory wall ini sebaiknya dilakukan dengan berdiri ya. Tapi karena sensory wall yang bunda buat ini bisa dipindah-pindahkan, akhirnya ya mainnya sesuka adik Adzkiya saja. Saat diletakkan pada tempat yang agak tinggi, adik Adzkiya responnya hanya melihat saja sebentar lalu ditinggal pergi deh sensory wall nya. Sehingga bunda berinisiatif untuk ditaruh bawah saja. Dan tara … adik Adzkiya asyik memainkannya. Menyentuh satu per satu setiap benda yang menempel di sana. Namun, adik Adzkiya menangis seketika saat menyentuh kulit nangka. Hehehe… mungkin karena kulitnya yang berduri membuat geli atau dia malah takut?πŸ˜„πŸ˜„



#Tantangan30Hari
#HariKe12
#Buncek
#KelasKepompong
#InstituteIbuProfesional

Kamis, 02 April 2020

Bercerita


Aku sangat mempercayai bahwa aktivitas seorang ibu sangat berpengaruh pada kecenderungan sang anak. Apalagi aktivitas yang dilakukan saat ibu sedang mengandung. Selama mengandung adik Adzkiya, aktivitasku banyak kuhabiskan untuk membaca dan menulis artikel dan buku. Kegiatan ini merupakan hobi yang tak akan dapat aku tinggalkan walau hanya sehari saja.

Bahkan selama nifas dan adik bayi juga masih banyak tidur, maka kesempatan ini aku gunakan untuk membaca buku. Sesekali aku juga membacakan cerita pada adik bayi yang bahkan belum dapat menatap wajah ibunya. Berbagai cerita dan kisah pendek aku tuturkan dekat di telinganya. Terkadang juga aku mengajaknya bicara sambil menceritakan beberapa hal yang aku lalui pada hari itu. Tentang apa yang kulihat, kudengar dan yang kurasakan.

Hingga kini adik bayi mungil itu telah tumbuh menjadi anak sangat manis dan sangat menyukai buku. Entah mengapa tak ada  satupun buku yang disobeknya dengan sengaja. Hampir buku-buku yang kukenalkan kepadanya, masih utuh lembaran dan halamannya. Hanya saja jika penampilannya yang berubah menjadi kucel karena dibolak balik.

Peluang ini aku manfaatkan untuk melatih literasi sedini mungkin pada anakku. Setiap hari aku selalu bercerita dengan media buku yang bergambar dan full colour. Aku tunjukkan gambar-gambar yang ada dalam buku dan menyebutkan namanya lalu melanjutkannya dengan cerita-cerita yang singkat.

Kini adik Adzkiya akan selalu menagih dibacakan cerita dengan menunjukkan atau membawa buku yang diambilnya dari rak buku yang sangat pendek. Rak yang sangat pendek itu memungkinkan anak-anak untuk menjangkaunya. Namun, kali ini Bunda tidak lagi menceritakan sesuatu dari dalam buku. Melainkan adik Adzkiya sendiri yang bercerita. Dengan bahasa yang tidak bisa kupahami, karena yang keluar dari bibir mungilnya hanyalah celoteh-celoteh," Aaaau… nya, nya, yaya … yaya…" duh sungguh menggemaskan celotehnya itu sambil menunjuk gambar yang diinginkannya dan membolak balikan halaman buku.



#Tantangan30Hari
#HariKe11
#Buncek
#KelasKepompong
#InstituteIbuProfesional

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

ANDROID SOURCE CODES MURAH

ADVERTISEMENT

IKUTI KAMI

Total Pageviews

Popular Posts

ADVERTISEMENT

Aqila Nyanyi - Naik Delman

IKUTI FANSPAGE KAMI

Unordered List

Text Widget